Penyesalan Abadi

Karena kita tak mampu mengendalikan waktu
Kita hanya harus mampu memaknainya

Karena waktu tak pernah berhenti…
Kita harus berupaya menjadi tak merugi

Padahal sedetik saja takkan luput dihisab
Sebersit saja tak mampu kita mengelak

Saat langit terpecah
Saat kita berdiri di mahsyar

Masih Mampukah kita…?
Merasakan Penyesalan Abadi…

Share

Comments
15 Responses to “Penyesalan Abadi”
  1. narno mengatakan:

    saat penyesalan tiada guna

    Atma : dan tak mampu lagi dirasakan

  2. Oyen mengatakan:

    Pak Atma tulisan-tulisannya bahasanya lembut ya, yang mbaca jadi berasa ademmm, yang diingatkan juga gak merasa digurui (gak kayak Oyen, nyablak abiisss….he..he..he).

    Gak kebayang penyesalan yang “abadi”, waktu yang tak terukur, tidak ada titik pangkalnya, sekali kita divonis “menyesal”, maka tak ada jalan untuk kembali…

    kita cuma diberi jatah hidup sekali, tapi jika kita hidup dengan benar, sekali saja sudah cukup, semoga kita termasuk orang-orang yang mendapat rahmatNya ya Pak, dihari penghisaban nanti

    Alhamdulillah saya dipertemukan dengan sobat-sobat blogger yang membuat saya semakin mendapat banyak ilmu dan senantiasa diingatkan tentangNya

    saling mendoakan, saling mengingatkan dan saling silaturahim, semoga ukhuwah kita semakin erat yang terbingkai dengan kecintaan kepadaNya. Amin

    Atma : dipanggil Pak berasa dah tua yah…🙂
    Mudah2an kita semua tetap saling mengingatkan dikala lupa dan menguatkan disaat Ingat…lembut ataupun nyablak😀 yang pentingkan kita punya niat baik, ya gak mas mbak Oyen ?

  3. sariphusin mengatakan:

    Tidak perlu disesali, yang terpenting menjadi lebih baik.

    Atma : betul, Tidak perlu, karena tak mampu lagi menyesal…saat ini berusaha menjadi lebih baik…

  4. Laki-laki Biasa mengatakan:

    Berarti mesti pinter2 memanfaatkan waktu yang tersisa supaya gak mengalami penyesalan yang abadi..
    Kembali lagi ke quote: “Yang penting bukan berapa lama kita hidup, tapi bagaimana kita hidup”

    Atma : Betul kang, sepakat…jadi bagaimana kita Hidup ?

  5. elmoudy mengatakan:

    Merasakan penyesalan…
    hanya saat diri masih bisa merasakan nafas…
    tatkala nafas sudah tak terasa
    tak ada lagi rasa lain.. rasa apapun

    Atma : Berarti terjawab sudah, tak mampu lagi kita merasakannya

  6. didot mengatakan:

    baru dapat tadi dari ustad bachtiar nasir :

    umur dan usia adalah dua hal yg berbeda. ada orang usianya pendek tapi panjang umur,dan ada orang usianya panjang tapi pendek umurnya.

    mengapa demikian? karena tergantung pemanfaatan usianya itu.

    Dalam hidup tiada yg perlu disesali,karena kita takkan pernah bahagia bila menyesali apa yg telah lalu. lain halnya dalam kematian nanti ,mungkin itu jadi penyesalan yg abadi apabila saat kita hidup tidak menggunakannya dengan tepat.
    jadi supaya tidak menyesal ,mari kita sama2 koreksi dari sekarang,mumpung masih ada waktu,mumpung masih ada usia:)

    Atma : betul…ketika hidup tidak perlu menyesali, namun terus berupaya memperbaiki diri, memanfaatkan sisa usia sebaik2nya…

  7. mycorner mengatakan:

    Menurut yang saya ketahui, saat perhitungan nanti seorang hamba yang sudah baik saja masih menyesal menyia-nyiakan waktu tidak melakukan amal saleh, bagaimana yang tidak.. ASTAGHFIRULLAH AL AZIM

    Atma : iya kang…terimakasih atas komentar ini Kang…sudah diingatkan…terimakasih…

  8. muhammad zakariah mengatakan:

    waktu sgt penting, krn gak bisa kembali lagi walau hanya sedetik… sgt menyesal klo gak bisa menggunakannya dgn seefektif mgkn..😀

    Atma : Betul Mas…mudah2an dalm menggunakan waktu tersebut kita tetap saling mengingatkan…

  9. Rindu mengatakan:

    waktu adalah satu satunya yang tak akan pernah kembali ketika sudah terewati … yang lain masih mungkin kembali.

  10. bundadontworry mengatakan:

    Semoga kita tdk termasuk orang2 yg menyesal di alam akhirat.
    mari, menyegerakan berbuat kebajikan dan selalu mengingatNYA dlm tiap sisi kehidupan ini.
    Salam.

  11. anna mengatakan:

    dalam sekali mas Atma🙂
    penyesalan yang tidak bisa terbayarkan deh, kalo udah berkaitan dengan waktu.. tidak ada yang bisa membayarnya… tidak ada gantinya…

  12. neobux-bisnis mengatakan:

    salam kenal, anda ingi dapat $dollar gratis cukup dengan klik iklan anda dibayar $dollar, kunjungi situs saya

  13. feranita mengatakan:

    hanya yang beruntung yang mampu merasakan penyesalan kerena ada waktu untuk menyadari kesalahan.. salam kenal..pengguna baru nih.. ^_^

  14. Anonim mengatakan:

    om lagu latarnya apa judulnya & penyanyinya????

Trackbacks
Check out what others are saying...
  1. cicicow mengatakan:

    […] Penyesalan Abadi […]



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Yang lagi liat-liat

  • IBSN

    Indonesians’ Beautiful Sharing Network

%d blogger menyukai ini: