Hap…Hap…Lalu ditangkap…

Lagi Buat Kategori Baru…🙂

Ini Cicak

Cicak cicak di dinding...diam diam merayap...

Cicak

gambarnya dari sini

Ini Buaya

buaya

Buaya

Gambarnya dari sini

Kalau kita amati...

Cicak, saya sering lihat di Rumah, di atas tembok, kadang “kegencet” di belakang pintu, kasian😦

Buaya, kalau lihat langsung baru sekali-kalinya waktu masih SMP, di Taman safari (jaman Jadul:mrgreen: ), seringnya liat di TV…

Buaya habitatnya biasanya di rawa-rawa, sungai atau danau, kadang ada juga di perairan payau…

Ukuran Tubuh…

Cicak, biasanya panjangnya bisa sampai 12 cm, (bukan Tokek Ya🙂 )

Buaya, ada yang sampai 8 Meter lebih panjang tubuhnya… 😯

Film…

Satu-satunya film tentang cicak yang saya ingat, “Cicak bin Kadal”, yang dibintangi (alm) Bing Slamet…(judulnya saja yang ada cicak, aslinya tentang koboi cengeng…🙂 )

Kalau Film tentang buaya, banyak dan rata-rata serem filmnya, selalu berdarah-darah, dari mulai cerita fiksi sampai dokumenter. (rata-rata film barat), kalau di Indonesia kayaknya Panji sang Penakluk yang mau lawan buaya…heuheu…

Makanannya…

Cicak, biasanya makannya Nyamuk atau serangga kecil lainnya. tapi kalau gak ada cicak, obat nyamuk tambah laris manis:mrgreen:

Buaya, biasanya makan ikan, burung, hewan mamalia, kadang-kadang anak buaya juga dimakan…banyak kasus juga, kita (manusia) dimakan buaya juga😥 . biasanya sebelum makan korbannya, buaya mengintai dulu lalu menyergapnya… (kalau yang pernah disergap dijalan raya, itu bukan sama buaya lho…🙂 )

Jenisnya…

Cicak tidak begitu banyak jenisnya, ada cicak kayu, tembok…

Buaya…Jenisnya banyak, tersebar hampir diseluruh dunia…kalo jenis buaya darat, tanya saja ma duo ratu:mrgreen:

Sekarang mari kita berfikir sejenak…

Dalam sebuah riwayat

  • Riwayat awalnya adalah dijelaskan bahwa disaat Nabi Ibrahim dilemparkan ke api oleh Namrudz, maka semua hewan berusaha memadamkan api yang mambakar Ibrahim itu kecuali cecak. Dikisahkan bahwa “Dahulu cicak itu meniup-niup (api agar semakin berkobar membakar) nabi Ibrahim.” (HR Bukhari)
  • Pada waktu Nabi Muhammad dikejar oleh kaum musyrikin Arab dan ia bersembunyi di gua Hiro, tiba-tiba ada cecak memberitahu mereka dengan bunyinya bahwa ada orang di dalam gua.

Teks dikutip dari sini

Menurut Hadits Riwayat Muslim, Rasulullah menamakan cicak sebagai “penjahat Kecil”.

Tapi tidak selalu jika kita menemukan Cicak harus dibunuh, karena perintah didalam hadits tersebut bukanlah sebuah kewajiban akan tetapi disunnahkan membunuh setiap cicak yang membahayakan.

Jadi Kalaupun Cicak harus dibunuh, jelas bukan Buaya yang melakukannya…tapi Manusia…🙂

(banyak kutipannya…biar gak kepleset…😛 )

SEBAIKNYA DIBACA SAMPAI SELESAI, BIAR TIDAK SALAH PERSEPSI…(maksa.com:mrgreen: )

Apa sikap Kita kalau kedua hewan tersebut berkelahi… ?

Mending diam saja, karena gak ngerti dan gak mungkin kali ya…

Kalau Kucing sama Anjing berkelahi…Siram aja…

Kalau Kucing sama Tikus ? Nah ini baru, seru…biarin saja, biar gak banyak tikus dirumah…

Kabarnya cicak dan Buaya lagi berantem, hemm sepertinya dalam hitungan “Century” (baca : abad) sekalipun rasanya agak mustahil, bahkan belum pernah ditemukan dalam sejarah manusia yang sudah ada dalam hitungan puluhan bahkan ratusan “Century“…kedua hewan itu berkelahi…

Nah Kalau manusia yang berkelahi ?

ya sebisa mungkin dipisah, tapi dengan cara baik-baik… tidak dengan dihujat atau balik dipukuli, atau dikeroyok, mana tahu dua-duanya belum tentu benar…🙂

Kalau yang diam saja…

Mungkin gak ngerti masalahnya, atau gak mau pusing, atau malah kalau dipisah, takut kena pukul…(jadi jangan dibilang apatis atau tidak mau bersikap)

Gerakan Moral…

Tentunya mencegah orang berkelahi lebih baik daripada membiarkan terjadinya perkelahian…

Apa yang bisa kita lakukan? salah satunya bisa dengan mengajak orang untuk Mengingat Allah dan Mengingat Kehidupan Akhirat…

Mengapa ?

Biar Kita Tidak menjadi,

Tikus

Buaya

Cicak

Kucing

Ular

atau binatang apapun dimuka bumi ini…

Karena apa ?

Karena manusia adalah Makhluk Mulia, lebih tinggi derajatnya dari Makhluk lainnya.

Karena Tugas kita adalah Beribadah kepada Allah, mempersiapkan DIRI untuk kehidupan yang lebih baik di Akhirat, mencari Ridha-Nya…

dan juga

Karena kita sebagai INDIVIDU, adalah elemen terkecil dari negeri tercinta kita ini…

Kita adalah bagian dari jiwa Ibu pertiwi ini…

jika kita Rusak…maka Ibu Pertiwi akan terluka….

Wallahu’alam…

Comments
7 Responses to “Hap…Hap…Lalu ditangkap…”
  1. Zico Alviandri mengatakan:

    Kalau buaya bertarung dengan cicak, pada akhirnya cicak juga yang menang, yaitu kemenangan moral. Kemenangan rakyat Indonesia!!!

    Duh, kapan kelar ya pertarungan dua jagoan hukum Indonesia ini.😦

    @Zico…
    Mudah2an Segera selesai, dan ada jalan keluar yang tebaik bagi Bangsa ini…Amin…

  2. cantigi mengatakan:

    semua itu kan ekosistem yg saling terkait satu sama lain, semua ciptaanNya pasti selalu bermanfaat, hanya saja, mungkin, otak, nalar dan hati kita belum mampu menjangkau maksudNya. CMIIW.. ^_^

    @Cantigi…
    Betul kang, kita manusia sebetulnya bisa bersinergi dengan alam dalam bersyukur atas penciptaan-Nya, dan juga memahami makna penciptaan-Nya, dan kita diberikan hati, akal dan pikiran karena dalam Al-Qur’an Allah memerintahkan kita untuk berpikir atas penciptaan-Nya itu…

  3. bundadontworry mengatakan:

    tikus, cicak,buaya, kucing, ular, semua adalah ciptaanNYA,
    dan DIA tdk akan menciptakan sesuatu dgn sia2.
    jadi, kalau ada yg bikin perumpaan antara manusia dgn hewan,
    bunda rasa tdk menghargai perbedaan keduanya yg telah dibedakan oleh Allah swt dlm fungsinya, apalagi manusia punya tugas sebagai khalifah di muka bumi.
    Salam.

    @Bunda…
    Benar Bun…Semua Makhluk Hidup di dunia adalah ciptaan Allah, dan perumpamaan2 manusia dgn hewan bukan karena wujud fisiknya, tapi lebih kepada karakter/sifat yang berasal dari hati manusia yang dipenuhi nafsu yang rendah menyerupai perilaku hewan…(Q.S. Al-A’raf: 175-177), bunda bisa baca di sini : http://www.mail-archive.com/daarut-tauhiid@yahoogroups.com/msg05366.html
    Perumpamaan2 itulah yang mesti kita sikapi dengan cara banyak Berfikir atas penciptaan Allah, dalam QS. al-Baqarah 2 : 26,
    Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: ” Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan? “. Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik.”
    Nyamuk yang Bunda tuliskan dengan bagus di Blog Bunda menginspirasi saya untuk memberanikan diri memuat postingan saya ini, karena ternyata nyamuk yang dengan sayapnya bisa terbang sedangkan cicak tidak bisa terbang tetapi bisa merambat di dinding,meski nyamuk bisa terbang tetapi akhirnya menjadi mangsa cicak juga.
    Nyamuk,binatang kecil yg sering mengganggu tidur kita di malam hari. kalau kita cermati lebih dalam, hewan ini dalam keadaan tertentu bisa menjadi alarm alami dari Allah untuk membangunkan kita ketika hendak sholat tahajud, namun tidak jarang juga nyamuk yg bisa menghilangkan nyawa atau setidaknya bisa mengeluarkan ratusan ribu hingga jutaan rupiah. apalagi dengan adanya hewan ini, lahirlah perusahaan2 obat nyamuk yang banyak menghasilkan uang bagi orang banyak…🙂

    Dalam Hubnya dengan postingan saya, kadang bahasa dan kekuasaan menjadikan seorang penguasa untuk seenaknya mengumpamakan sesuatu tidak pada tempatnya…yang hanya akan menimbulkan kontroversi dan kebingungan di masyarakat. Oleh karena itu perlu bagi kita untuk membentengi diri dengan banyak Mengingat-Nya, agar kita tidak termasuk orang2 yang mudah terjebak oleh hawa nafsu yang rendah. Apa yang saya tulis di postingan dengan gaya bahasa seperti di atas mudah2an tidak menjadi salah persepsi, karena segala yang benar datang-Nya dari Allah, dan salahnya datang dari saya pribadi.

    [17:89] “Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulang kepada manusia dalam Al Qur’an ini tiap-tiap macam perumpamaan, tapi kebanyakan manusia tidak menyukai kecuali mengingkari
    [39:27] “Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Quraan ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran.”

  4. aldy mengatakan:

    Maaf, saya benar-benar melihat cecak dan buaya sebagai mahluk hidup bukan perumpamaan, jadi seperti yang ditulis diatas belum ada sejarahnya cecak berantem dengan buaya. Aman toh ?

    @Aldy…
    Sepakat…
    Aman Jendral…:mrgreen:

  5. omiyan mengatakan:

    kalau saya karena SAYA CINTA INDONESIA saya sedih musibah yang terjadis elama ini tak semata amta karena gejala alam tapi ada yang lain yaitu PEMIMPIN YANG TIDAK AMANAH

    @omiyan…
    Betul sepakat kang…Mudah2an segera ada perubahan di Negeri ini ke arah yang lebih baik…

  6. ARUM mengatakan:

    wow…..klo cicak banyak d rumah……..
    tp klo buaya…..ihhh takut… entar d makan lagi…..

Trackbacks
Check out what others are saying...
  1. cicicow mengatakan:

    […] Hap…Hap…Lalu ditangkap… […]



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Yang lagi liat-liat

  • IBSN

    Indonesians’ Beautiful Sharing Network

%d blogger menyukai ini: