Mengenang Alm Gus Dur…
Taman yang paling indah
hanya taman kami
Taman yang paling indah
hanya taman kami
Tempat bermain
berteman banyak
itulah taman kami
taman kanak-kanak
[lirik lagu waktu saya kecil]
Bangsa Kasihan
Kasihan bangsa yang memakai pakaian yang tidak ditenunnya,
memakan roti dari gandum yang tidak dituainya
dan meminum anggur yang tidak diperasnya
Kasihan bangsa yang menjadikan orang bodoh menjadi pahlawan,
dan menganggap penindasan penjajah sebagai hadiah.Kasihan bangsa yang meremehkan nafsu dalam mimpi-mimpinya ketika tidur, sementara menyerah padanya ketika bangun.
Kasihan bangsa yang tidak pernah angkat suara
kecuali jika sedang berjalan di atas kuburan,
tidak sesumbar kecuali di runtuhan,
dan tidak memberontak kecuali ketika lehernya
sudah berada di antara pedang dan landasan.
Kasihan bangsa yang negarawannya serigala,
falsafahnya karung nasi,
dan senimannya tukang tambal dan tukang tiru.
Kasihan bangsa yang menyambut penguasa barunya
dengan trompet kehormatan namun melepasnya dengan cacian,
hanya untuk menyambut penguasa baru lain dengan trompet lagi.
Kasihan bangsa yang orang sucinya dungu
menghitung tahun-tahun berlalu
dan orang kuatnya masih dalam gendongan.
Kasihan bangsa yang berpecah-belah,
dan masing-masing mengangap dirinya sebagai satu bangsa.
[Khalil Gibran]
Surat Buat Wakil Rakyat
Untukmu yang duduk sambil diskusi
Untukmu yang biasa bersafari
Di sana, di gedung dpr
Wakil rakyat kumpulan orang hebat
Bukan kumpulan teman teman dekat
Apalagi sanak famili
Di hati dan lidahmu kami berharap
Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
Jangan ragu jangan takut karang menghadang
Bicaralah yang lantang jangan hanya diam
Di kantong safarimu kami titipkan
Masa depan kami dan negeri ini
Dari sabang sampai merauke
Saudara dipilih bukan dilotre
Meski kami tak kenal siapa saudara
Kami tak sudi para juara
Juara diam, juara he’eh, juara ha ha ha……
Wakil rakyat seharusnya merakyat
Jangan tidur waktu sidang soal rakyat
Jangan tidur waktu sidang soal rakyat
Wakil rakyat bukan paduan suara
Hanya tahu nyanyian lagu “setuju……”
[Iwan Fals]
Lagu ini kayanya ada yang kurang…
Postingan Iseng…
, hanya yang aneh, lihat foto-foto di atas, saya jadi teringat Almarhum Gus Dur…
Namun yang pasti, tidak semua seperti itu (mudah-mudahan), dan kita tetap harus berdoa yang terbaik bagi Bangsa Ini, agar Para Pemimpinnya diberikan petunjuk Oleh Yang Maha Kuasa. Dan Generasi Mudanya, mempersiapkan diri menjadi penerus yang berkualitas, bertanggung Jawab Dunia Akhirat ketika kelak menjadi Pemimpin di Negeri ini. Amin Yaa Rabb Yaa Malikul Qudduss…
gambar di Pinjem dari Sini




hehehe… iya mas.. bener juga yah kta gusdur waktu itu yah?
kalo dpr kayak taman kanak2…
ato juga lagunya iwan fals… entah kenapa ya mas… tadi pagi pas lagi mandi malah nyanyi lagunya Iwan fals itu… eh, trus baca tulisan mas atma… klop deh…
Kalau lihat sisi positifnya… manusia tiada ada yang sempurna, apalagi saya
Gus Dur emang TE O PE BE GE TE, klo soal anggota DPR memang kelihatannya mereka harus banyak belajar dari rakyatnya. Rakyat mana yang mereka wakili? kepentingan dan kebutuhan rakyat yang seperti apa yang mereka perjuangkan? selalu tidak jelas, terutama bagi kaum miskin dan marginal. Ntarhlah..semakin lama semakin diri ini tidak percaya pada mereka2 yang mengatasnamakan wakil rakyat. Klo emang wakilnya rakyat kok malah kebijakannya seringkali menyusahkan rakyat ya? entahlah….
ada yg memplesetkan anggota dewan sekarang dengan anggota hewan,hehehe… kelakuan emang kayak anak TK semua sih,heran juga kok gak terpelajar banget ya,padahal mereka kan para wakil rakyat indonesia gitu loh??:D
Jadi ingat pesan Ade ya mas, “mas gak usah ikut ikutan politik, masih banyak ladang rejeki lain…”
assalamu alaikum warohmah wa barokah,,,,, wahhh,,bener itu mbk, di desa saya ladang/sawah masih luas……..