Mengingat Allah Setiap Saat…
Posted by atmakusumah on Januari 27, 2010 · 39 Komentar
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku (QS AL Baqarah 2:152)
Ingat kepada Allah seperti apa sebenernya yang harus kita lakukan ?
Itu pertanyaan pertama kali saya ketika saya mendengarkan nasihat tentang keutamaan Mengingat Allah, namun pertanyaan itu memang tidak saya lontarkan, karena saya simpan dalam hati…Mengapa ? karena bagi saya pribadi, Mengingat Allah tentunya harus dlakukan setiap saat, kapanpun dan dimanapun…Dalam shalat 5 waktu ? tentu saja, tapi kadang Hati saya merasakan bahwa tidak cukup dalam 5 waktu saja kita mengingatNya, tidak hanya pada saat kita membaca Al Qur’an, atau pada saat kita berkumpul dalam sebuah majelis pengajian, juga dalam ibadah-ibadah ritual lainnya, baik yang wajib ataupun sunnah.
Karena, dalam 24 jam aktifitas kehidupan yang saya jalani, jujur saya akui bahwa waktu shalat saya tidak lebih lama dari aktifitas pekerjaan saya sehari-hari, bahkan jika dibuat “statistiknya”, porsi aktifitas duniawi pastinya akan lebih banyak
. Jadi…yang harus mampu dilakukan, adalah mengingat Allah (Dzikrullah) sebanyak mungkin yang mampu kita lakukan, bertasbih kepadaNya sebanyak mungkin, bukankah Malaikat juga bertasbih kepadaNya (QS Al Baqarah : 30), Langit, bumi beserta isinya pun Bertasbih kepadaNya (QS Al Isra : 44).
Mengingat Allah sebenarnya dapat kita rasakan dan kita tanamkan selamanya seumur hidup melalui Akal dan Pikiran , serta pada Hati, Perasaan dan Jiwa/Rohani. Namun, Mengingat Allah dengan Akal dan Pikiran saja tidak akan tertanam dalam Hati, Perasaan dan Jiwa. Hanya akan bertahan beberapa saat saja, dan kemudian dengan mudah akan lupa dengan begitu saja.
Karena, kita harus mampu menghadirkan Allah dalam setiap aktifitas kita, hingga kita betul-betul merasakan kecintaan yang sangat kepadaNya. Dan…Sebaiknya janganlah kita sampai melupakan kegiatan Mengingat Allah ini, bahkan sampai melupakan Allah, hanya karena kehidupan Dunia, Harta, Anak-Isteri serta kesibukan-kesibukan didalam ber-ikhtiar, ber-usaha maupun pekerjaan kita.
Jika diumpamakan, kita memiliki keluarga yang harmonis, Istri yang baik, anak-anak yang lucu-lucu, biasanya, akan ada banyak ingatan kita yang selalu tertuju kepada mereka, karena bentuk kecintaan kita kepada mereka.
Atau…
Misalkan kita punya kekasih pujaan hati
, biasanya kita akan coba untuk membuatnya juga mengingat kita, dengan kirim sms, telpon, kirim e-mail..atau apapun bentuknya yang membuat dia menjadi ingat kita, agar kondisinya sama dengan yang kita rasakan, mau tidur, bangun tidur, lagi kerja kita juga ingat terus si dia…
Jadi…
Memindahkah rasa, mengalihkan rasa dari mengingat MakhukNya secara berlebihan, tentu menjadi lebih penting agar jangan sampai kita menjadi terlena dan melupakan Allah, sebanyak mungkin kita cari upaya untuk mencari perhatianNya, MembuatNya menjadi mengingat Kita juga, dan tentunya janji Allah pasti, kita Ingat terus, Ia pun akan Ingat Kita, dan hasilnya pasti luar biasa jika Allah Ingat kepada kita saat kita berdoa, saat kita memohon petunjuk dan pertolonganNya…Ini yang saya harapkan sekali
Tentunya, mengingat Allah perlu kita latih, kita biasakan juga. Hingga kita mampu Ingat kepadaNya, dalam setiap keadaan…
Saat kita diberikan kenikmatan, kita menjadi pribadi yang bersyukur…
Saat kita di uji dan ditimpa musibah, kita akan menjadi pribadi yang bersabar…
Saat kita terluka, kita tetap yakin bahwa Semua kehendakNya adalah yang terbaik untuk kita…
Banyak hal kebaikan tentunya yang dapat kita rasakan dari mengingat Allah…
Dengan Catatan, MENGINGAT ALLAH INI KITA LAKUKAN SEUMUR HIDUP KITA… !!
Satu hal lagi, Di dalam mengisi kehidupan di dunia ini, Allah Swt, telah menjanjikan kepada siapa saja yang mengingat Allah, akan mendapatkan,
Ketentraman…
Ketenangan…
Kesabaran…
Catatannya…Next Posting aja yah…
Like this:
Disimpan dalam CATATAN PERJALANAN · Dikaitkatakan dengan dzikrullah, kesabaran, ketenangan, ketenteraman, mengingat allah



(maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
Mampu mengingat Allah disetiap saat merupakan sebuah kebahagian yang tidak ternilai. Namun untuk itu seertinya setan terlalu banyak mengganggu.
semoga saja dalam setiap hembusan nafas kita, selalu ada nama Allah disana.
subhanalloh…artikelnya ngena banget…makasih kang
Dalam setiap tarikan nafas kita …
Dalam setiap hembusan udara kita …
Dalam setiap denyut nadi kita …
terkandung berjuta-juta kasih sayang dari SANG MAHA PENCIPTA …
So …
Masih beranikah kita melupakan kenikmatan tersebut …
Kenikmatan … setiap saat … setiap waktu …
Salam saya Mas Atma
ditambah dg dhuha tiap nyampe kantor, bikin hati jadi ademmmm, pikiran makin jernih, narik nafaspun jadi nyaman, kerjaan insya allah dimudahkan, leres kang? hehehee.. apalagi sholat subuh di puncak gunung (dule tea nuju kuat keneh paru2 na huee..huee..) trus nungguin matahari terbit, hhh.. susah diomongin kalo ini mah kang, kanggo pribados we lah… ^_^
Rezeki tak ternilai bila q masih Allah berikan waktu..
‘tuk selalu ingat akan NYA..
karena aq pun takut bila Allah lupa kan aq….
membaca bacaan tasbih disetiap saat menginggat allah juga yaw
berkunjung n mohon kunjungan baliknya makasih
SALAM KENAL dan SALING MENGUNJUNGI serta SALING BERBAGI.WAH…WEB-NYA CUKUP INFORMATIF …OYA,BISA PASANG LINK/BANNER GA YAH…???
HTTP: / / DUTACIPTA.WORDPRESS.COM
Tolong ingatkan, aku sering lupa
mengira bahwa napas ini adalah milikku sepenuhnya.
aku sama dengan bundo, lebih banyak lupanya daripada ingatnya
bener mas..mengingat Allah layaknya mengingat seorang kekasih..
makasih telah mengingatkan sil tuk terus mengingat Allah dalam setiap langkah..
terimakasih sudah mengingatkan.
Ingat Dia disetiap hembusan nafas
Assalamu’alaikum, Allah Swt berfirman, “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram”. (QS. Ar Ra’d {13} : 28). (Dewi Yana)
Memindahkan rasa cinta dari kekasih kepada Allah SWT adalah kalimat yang indah, dan paling sulit dilakukan oleh manusia.
subhanallah.. :’)
semoga selalu dapat meningat Allah SWT, dan selalu diingatkan oleh-Nya
asalamu’alaikum A’
Jadi ingat Surat Ar Rahman ya
Nikmat Allah mana lagi yang akan kita pungkiri
ketika semua yang kita lakukan adalah kenikmatan
bahkan jasad inipun bukan milik kita, hanya pinjaman
he..he.. selalu saling mengingatkan ya A’
wassalamu’alaikum wr. wb
MengingatNya..membuat hati dan jiwa menjadi tenang.. MengingatNya, membebaskan diri dari segala belenggu…
Menarik sekali tulisannya.. Salam hangat dan damai selalu…
post yg baik
dan blue senang mendapatkannya
makasih y maz
salam hangat dari blue
Pribadi pendzikir … diamnya adalah dzikir, bicaranya adalah dakwah, matanya terjaga, lisannya terlindungi.
Hhmm…..Massss, saya sangat ingin bisa mengingat Allah setiap waktu, setiap saat, namun…. Masih berusaha Mas….
Mohon doa nya ya dan salam semangat selalu
Assalamu’alaikum,
Nembe tiasa deui ka dieu Kang, kumaha damang ?
Untuk senantiasa mengingat Allah bila tidak diniatkan dengan sungguh-sungguh rasanya terlalu sulit. Sering dalam shalat pun tidak khusyu. Dzikir yang dilakukan harus tertanam dalam hati, jangan hanya di mulut saja.
Sering kita lihat orang membaca bismillah sebelum makan, tapi tampaknya hanya merupakan kebiasaan saja, bukan dzikir yang keluar dari hati, sebab ia tidak menunjukkan ekspresi rasa syukur telah diberi nikmat oleh Allah SWT.
Terima kasih Kang telah mengingatkan sesuatu yang sering terlupakan.
Salam dari Cianjur
Mas … cepet pulang yah
saya tunggu dirumah. Cepet pulang !!
Mas Atma tolonglah selalu bunda diingatkan, agar dlm tiap helaan nafas selalu ada namaNYA.
lahwla wala quwwata illa billahi hilaliyilladziiim.
salam.
Ingat Allah…. terkadang lupa.
sulit memang untuk selalu ingat Allah..
hanya ketika kita dirundung masalah.. biasanya baru nyadar kalo ingin deket dengan Allah..
tapi kalo pas lagi sibuk… hati suka lalai
semoga Allah slalu mengampuni kelalaian itu
dan diberi daya untuk slalu ingat dengan Nya
Dengan senantiasa mengingat bahwa Allah bersama kita di setiap hembusan nafas, maka tidak akan ada pikiran untuk melakukan keburukan sedikit pun. Namun sayang, kehidupan duniawi seringkali melenakan kita akan hal ini Mas Atma… terima kasih sudah mengingatkan akan hal ini
Tulisan ini sungguh luar biasa..mengingatkan dan semakin mencerahkan kehidupan saya…ketika kita melakukan apapun seharusnya selalu mengingat Allah, agar senantiasa bahagia menjalani hidup ini karena Allah..insyaAllah Amin
salam, ^_^
semoga kita menjadi umat yg selalu mengingat nama Allah..selalu bersyukur atas ni’mat²-Nya amin ya rabbal alamin..
saya pribadi selalu berusaha mengingat dan menyebut asma Allah , agar arah hidup ini selalu berada di jalan-Nya amin
insya ALLAH,akan selalu men9in9atnya
dalam setiap hembusan nafas..
trimakasi suda diin9atkan kembali
*
*suka lupa ju9a terkadan9
Assalaamu’alaikum
Maaf, lama juga tidak berkunjung ke laman mas Atma ini, alhamdulillah, beberapa hari ini dapat melakukan BW kerana kebatasan waktu untuk bersama di maya pada atas komitmen tugas.
Subhanallah, saya juga membincangkan tentang persahabatan dengan Tuhan yang menjadi sumber kecintaan dan pengibadatan kita. Mengingati Allah tidak punya batas ruang waktu dan tempat. di mana-mana kita boleh menginagti Allah. Lidah dan hati adalah sumber yang menyampaikan ingatan kita kepada Allah melalui zikrullah. Mudahan kita menjadi hamba yang sentiasa meletakkan Allah swt di tempat paling tinggi di hati kita.
Maha suci Allah yang baginya aku hidup dengan indah di muka bumi ini dan kematianku sebagai pemutus antaraku dengan dunia dan permulaan jalanku untuk menemuiNya. Mudahan pertemuan tu nanti mendapat keredhaanNya.
Terima kasih mas Atma atas maklumat dan tulisan pesan yang sangat mengesankan saya. Mudahan kita semua sentiasa dalam hidayah dan rahmatNya. Amiin. Salam mesra selalu dari Sarawak, MALAYSIA.
bener kang, setuju bgt. dzikrullah, tafakur, dhuha, tahajjud, sedekah, 5 waktu, bikin hati jd adem, pikiran makin jernih, aktifitas ibadah makin baik, duniawi makin dimudahkan, kesehatan dijaga, mantap!
Mengingat ALLAH bahwa Dia Maha Suci, Maha Baik, Maha Esa, tiada siapapun yang setara dengan-Nya. Subhanallah, Maha Suci ALLAH, laisa kamitslihi syai-un..
Mengingat ALLAH bahwa seluruh ni’mat yang kita rasakan, yang kita sadari maupun tidak, semuanya adalah dari ALLAH, alhamdulillaah, puji syukur kepada-Nya.
Mengingat ALLAH bahwa Dia-lah Yang telah menciptakan kita dan seluruh alam, tak ada sekutu bagi-Nya, maka hanya Dia-lah yang berhak tuk disembah. Laa ilaaha illallaah, tiada yg berhak diibadahi selain ALLAH.
Mengingat ALLAH bahwa Dia Maha Besar, dan kita kecil, sungguh tak layak diri ini sombong membanggakan diri. Allahu Akbar, ALLAH Maha Besar.
Semoga ALLAH senantiasa mengampuni kita, merahmati kita, memberikan hidayah, keselamatan, rizqi dan pertolongan-Nya pada kita. Amin.
Terima kasih ya Mas Atma.
Subhanallah..hanya tasbih yang bisa kami lakukan meliht postingan ini
Ya ALLAH…
makasih buat pencerahannya mas.. aku ini kebanyakan ngeluhnya dari pada inget sama Allah
banyak manusia bilang cinta Allah,kenyataannya? hanya sedikit yg mau berkorban buat ALLAH. apakah cinta tanpa pengorbanan?
justru meluangkan waktu kita sejenak saja ditengah kesibukan itu sudah sangat berarti, Allah juga maha tahu tentunya,kalo kehidupan dunia itu mengasyikkan buat kita,maka BELIAU tentu juga akan sangat menghargai tatkala kita ingat ,walaupun hanya sejenak saja (apalagi kalo sering)
mas atma ,tulisannnya bagus2,saya tadinya cuma mau komentar 1 tulisan ,ini udah 3 lho hehehehehe:D
insya Allah sering mampir mas,kayaknya tujuan kita menulis sama nih,sekalian cari pahala dan mengajak kepada kebaikan:)
Aslmkm. Salam kenal. Artikelnya bagus, izin share ya..