Apakah Benar Banyak Mengingat Allah dan Kehidupan Akhirat akan melemahkan semangat hidup ?
Ketika membaca sebuah tulisan di Majalah Mingguan Nasional, saya teringat sebuah diskusi kecil saya dengan seorang sahabat sewaktu kuliah dulu, dalam diskusi mengenai banyak hal tersebut, teman saya mengakhiri diskusi dengan sebuah ketidaksetujuan atas pendapat saya, “Kalau semua diskusi atau semua persoalan selalu dikembalikan kepada Tuhan, habislah diskusi ini !, tidak perlu ada Diskusi…!”
Diskusi saya memang berakhir saat itu, namun persahabatan saya dengan Teman saya itu tetap berlanjut, dalam diskusi-diskusi lain bahkan sampai bertahun-tahun kemudian Kami bertemu kembali.
Kembali ke tulisan yang saya baca, dalam tulisan yang dikutip dengan sebuah wawancara seorang wartawan dengan seorang yang mengaku menganut paham Atheis, (saya lebih suka menyebutnya sebagai seorang orientalis, karena sekelumit pernyataannya masih menganggap Tuhan itu ada), dalam wawancara tersebut, terdapat pernyataan yang mengungkapkan bahwa,
(1) dengan banyak mengingat Tuhan, manusia akan sulit untuk berkembang dan bersinergi dengan kemajuan zaman yang semakin modern dan terjebak dalam nilai-nilai transedental yang abstrak.
(2) manusia yang mengikuti suatu ajaran agama, lalu ada indoktrinasi tentang mengingat sebuah kehidupan lain selain di dunia (bumi) ini, dan pada akhirnya manusia tersebut banyak mengingat peristiwa kematian, akan menjadikan manusia tersebut lemah dan kehilangan motivasi dalam hidup.
Mungkin akan menuai banyak kontroversi ketika kita memulai sebuah diskusi yang hanya mendebatkan mengenai keimanan, namun kita tentunya memiliki pendapat dari sudut pandang masing-masing. Mungkin ada yang ingin berpendapat mengenai pandangan seorang Atheis tadi ?
Dalam hidup, perbedaan berpendapat itu wajar apalagi dalam sebuah diskusi, tentunya hal tersebut berdasarkan pada pandangan masing-masing setiap individu dalam menyikapi suatu persoalan. Namun pernyataan dalam wawancara tersebut, saya merasa perlu juga menuliskan unek-unek yang ada dalam pikiran ini, untuk saya bagikan dalam grup/blog ini, tentunya apa yang saya tulis semata-mata sebatas pemahaman saya sebagai seorang muslim.
Untuk itu saya menuliskannya di sini…Tidak benar Banyak Mengingat Allah dan Kehidupan Akhirat melemahkan semangat hidup


Comments
One Response to “Apakah Benar Banyak Mengingat Allah dan Kehidupan Akhirat akan melemahkan semangat hidup ?”Lacak Balik
Check out what others are saying...[...] Tidak benar Banyak Mengingat Allah dan Kehidupan Akhirat melemahkan semangat hidup 28 10 2009 Ini adalah pendapat saya dengan merujuk kepada apa yang saya yakini dan saya rasakan, mengenai tulisan Apakah Benar Banyak Mengingat Allah dan Kehidupan Akhirat akan melemahkan semangat hidup ? [...]